CALL US NOW 08 123 123 30 71
DONASI

Saatnya Belajar di Rumah, Saatnya Orang Tua Mencontohkan Membaca Al-Qur’an Itu Menyenangkan

  1. Membiasakan anak dengan ayat suci Al-Qur’an

Mengajari anak cara menghafal Al-Qur’an tentunya bisa dimulai sejak dini sekali, saat ia masih berada dalam kandungan. Sering-seringlah membaca Al-Qur’an atau mendengarkan kaset tilawah saat hamil. Sehingga telinga anak akrab dengan bacaan Al-Qur’an, dan ketika dia lahir, lebih mudah mengajarinya cara menghafal Al-Qur’an.

 

  1. Pasangkan video di hadapan anak

Banyak video bacaan Al-Qur’an yang bisa Anda temukan di Youtube, cari yang paling disukai anak, seperti bacaan Al-Qur’an dengan karakter kartun kesukaannya. Dengan begini, dia bisa mengikuti bacaan dari karakter favoritnya sambil belajar menghafal Al-Qur’an. Menyenangkan bukan?

 

  1. Menggunakan flash card 

Saat balita, anak lebih mudah belajar menggunakan flash card. Yakni kartu berwarna warni berisi huruf hijaiyah, yang membantu anak memahami bacaan Al-Qur’an. Bisa dilakukan sejak anak berusia 6 bulan, sehingga matanya terbiasa dengan huruf-huruf tersebut.

Jangan lupa sering-sering menyenandungkan bacaan ayat suci padanya, agar telinga anak akrab dan mengasah otaknya untuk lebih dekat dengan Al-Qur’an.

 

  1. Memutar kaset tilawah untuk anak

Anak mudah menghafal musik karena dia sering mendengarnya di mana-mana, hal ini juga berlaku pada proses menghafal Al-Qur’an. Semakin sering mendengarnya, semakin mudah menghafalnya. Membiasakan anak dengan Al-Qur’an bisa dilakukan dengan memperdengarkan kaset tilawah, sehingga dia akan selalu akrab dengan lantunan ayat suci.

Anda juga bisa mengunduh aplikasi Al-Qur’an berbentuk audio di gadget sehingga memudahkan saat ingin memutar ayat Al-Qur’an untuk anak.

 

  1. Menguji bacaan anak

Mulailah menguji hafalan anak jika dia sudah bisa menghafal surat-surat pendek yang ada di juz 30. Menghafal surat pendek membantu anak terbiasa dengan bacaan Al-Qur’an dan menyimpannya dalam otak, sehingga memudahkannya menghafal surat lain yang lebih panjang.

Menguji hafalan anak juga bisa membantu hafalan tersebut tetap melekat di otaknya. Jangan menghukumnya bila hafalannya tidak lancar, hal ini akan membuat anak takut untuk terus menghafal.

Terus dorong dan beri semangat anak untuk menghafal Al-Qur’an dengan cara memberitahu potongan ayat sehingga dia ingat terusan ayat yang sedang dibacanya.

 

  1. Membaca hafalan surat pendek sebelum tidur

Bila biasanya anak dinyanyikan nina bobo sebelum tidur, ganti lagu Nina Bobo dengan bacaan ayat suci Al-Qur’an untuk membantu telinganya terbiasa dengan ayat-ayat Allah.

Lebih bagus lagi jika Anda mengajak anak melafalkan surat-surat pendek yang mudah dihafal, bersama-sama membaca surat tersebut sebelum tidur. Sehingga hafalan itu akan selalu melekat dalam otak anak.

Meski anak terdengar cadel dan tidak lancar membacanya, terus biasakan anak membaca doa dan surat pendek sebelum tidur. Lama kelamaan, bacaannya akan semakin lancar dan fasih. Bunda pun pasti merasa bangga padanya.

 

  1. Jadikan baca Al-Qur’an sebagai hobi

Meski mungkin hal ini sulit dilakukan, namun membiasakan anak hobi membaca Al-Qur’an bisa dilakukan. Dengan memberi teladan, dan mengajak anak membaca Al-Qur’an bersama-sama setiap habis shalat atau di waktu tertentu seperti waktu subuh dan magrib.

Orang tua harus mencontohkan bahwa membaca Al-Qur’an itu menyenangkan. Sediakan beragam permainan yang mengasah otak anak agar semakin mencintai Al-Qur’an, sehingga menghafalnya pun menjadi hal yang mudah dilakukan.

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: