Input dan Proses Seleksi

Input penerima manfaat (PM) program Ekselensia Tahfizh School (ETS) merupakan siswa dhuafa lulusan SMP/MTs. Publikasi seleksi dilakukan bekerjasama dengan mitra-mitra SMART Ekselensia di daerah sebagai panitia daerah. Proses rekruitmen ETS bersamaan waktunya SNB SMART Ekselensia, sehingga efektif dari segi waktu dan efisien dari segi biaya.

Kemudian, dari calon PM yang mendaftar akan dilakukan seleksi berkas untuk memenuhi syarat kedhuafaan dan kelengkapan berkas administratif lainnya. Bagi calon PM yang lolos seleksi berkas, selanjutnya akan menjalani tes potensi akademik yang meliputi membaca Al-Qur’an, Fahmul Islam dan Arabic, nalaria matematika, dan easy writing.

Bagi calon PM yang lolos tes potensi akademik, selanjutnya mengikuti psikotes dan wawancara. Hal ini dilakukan untuk memperoleh data tentang potensi kecerdasan, daya tahan dan kesungguhan dalam berjuang, serta kemampuan mengembangkan diri.

Proses selanjutnya adalah home visit. Untuk wilayah Jabodetabek home visit dilakukan oleh panitia pusat. Sedangkan, untuk wilayah daerah, dilakukan oleh panitia daerah masing-masing sesuai SOP dari panitia pusat.

Proses terakhir adalah rapat penentuan tahap akhir (pantuhir). Pantuhir adalah forum untuk mendiskusikan dan memutuskan PM program ETS. Pantuhir diikuti oleh pengelola program dan kepala divisi, kemudian dilaporkan kepada direktur DD Pendidikan.