CALL US NOW 08 123 123 30 71
DONASI

Mual Saat Berpuasa? Tenang Haqers

Kebanyakan dari kita pasti pernah merasakan perut mual saat berpuasa. Kondisi ini sebenarnya merupakan respons alamiah dari jaringan perut yang sedang beradaptasi dengan pola makan yang berubah. Penyebab mual dan dampak yang timbulkan  pun berbeda-beda pada setiap individu.

Melansir dari Halodoc, di bawah ini merupakan yuk alasan perut terasa mual saat berpuasa. Yuk simak baik-baik.

1. Naiknya Asam Lambung

Naiknya asam lambung adalah penyebab paling umum dari datangnya rasa mual pada saat puasa. Hal ini dapat dipicu oleh beberapa kebiasaan seperti langsung tidur setelah sahur, atau makan malam yang terlalu dekat dengan waktu tidur. Kebiasaan ini cenderung sulit dihindari, mengingat begitu singkatnya waktu makan yang diperbolehkan saat bulan puasa, yaitu pada malam hari saja.

Namun, tidur dalam kondisi perut yang sangat kenyang dapat menyebabkan kinerja sistem pencernaan menjadi berat. Akibatnya, lambung akan tetap bekerja ketika terbangun dari tidur. Kondisi ini menyebabkan tekanan pada dinding lambung dan menimbulkan rasa mual, bahkan keinginan untuk muntah.

2. Makan Malam Berlebihan

Masih soal makan, salah satu penyebab mual yang juga cukup umum adalah kebiasaan makan berlebihan pada malam hari, termasuk pada saat sahur dan berbuka. Kita tentu pernah dengar hadis yang menganjurkan makan sebelum lapar dan berhenti sebelum kenyang, bukan? Ternyata benar dari segi medis, lho.

Lambung membutuhkan jeda waktu mencerna dengan lancar. Ditambah, ketika bulan puasa, kita hanya dibolehkan makan pada malam hari. Dengan waktu yang cukup singkat itu, makan berlebihan saat sahur ataupun berbuka dapat menyebabkan munculnya rasa mual.

3. Kurang Minum Air Putih

Saat sahur, kita disarankan memperbanyak minum air putih agar tubuh senantiasa bugar dan terhindar dari dehidrasi saat siang hari. Namun, tak hanya dehidrasi, ketika tubuh kekurangan cairan saat puasa, area perut bagian bawah akan mengalami tekanan berulang hingga menimbulkan rasa mual.

4. Terlalu Banyak Konsumsi Kafein

Kafein, baik dalam bentuk makanan maupun minuman, dapat membuat tubuh kehilangan cairan, mudah lelah, dan meningkatkan kadar asam lambung yang dapat berujung pada mual. Oleh karena itu, sebisa mungkin hindari makanan dan minuman berkafein sebagai menu sahur ataupun berbuka.

5. Makanan Bercita Rasa Kuat

Salah satu penyebab mual saat puasa yang paling sering terjadi dan tidak disadari banyak orang adalah pemilihan makanan yang salah saat sahur dan berbuka puasa. Kebanyakan makanan yang dipilih adalah makanan yang memiliki cita rasa terlalu asam, terlalu pedas, bahkan terlalu asin. Jika makanan tersebut disantap terlalu banyak, perut akan menjadi mual karena pencernaan perlu menyesuaikan diri pada makanan tersebut, sedangkan lambung dalam kondisi kosong.

6. Stres

Stres ringan dan berat saat sedang berpuasa dapat menyebabkan sistem pencernaan mendapatkan tekanan berulang, yang akhirnya menyebabkan munculnya rasa mual dan tidak enak pada ulu hati. Stres dapat mempersempit pembuluh darah diseluruh tubuh termasuk pada pencernaan yang sangat berhubungan dengan kondisi lambung. Stres terus-menerus saat sedang berpuasa menyebabkan perut yang kosong terasa lebih lapar, muncul rasa dahaga lebih cepat, dan lambung terasa nyeri.

Mulai sekarang pahami tubuh kita dengan baik agar puasa Ramadan  tak banyak kendala.

.

 

 

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: