Hidup harus ON!

Hidup harus ON!

Sabtu, (01/09) santri eTahfizh mendapat kehormatan dengan diundang untuk berpartisipasi pada acara training Move On yang digagas oleh Kubik Leadership. Training ini merupakan rangkaian dari seleksi dan pengenalan program Tahfizh Leadership, program Penghafal Quran yang digagas oleh Jamil Azzaini, seorang motivator kondang yang dikenal sebagai Inspirator SuksesMulia.

Dengan dipandu dua orang trainer dan tujuh orang fasiltator, santri eTahfizh bergabung dengan puluhan peserta Tahfizh Leaderhip dari berbagai daerah mengikuti training selama sehari dengan materi Move ON yang menjadi ciri khas Jamil Azzaini.

Bertempat di Gedung LPMP DKI Jakarta, training berlangsung dalam dua sesi,  di sesi pertama peserta dikenalkan tentang materi 2 ON yakni Vision dan Passion. Sesi yang pandu oleh trainer M. Zukfikarullah mengajak seluruh peserta untuk memikirkan visi dunia dan juga visi akhirat. Secara berkelompok, peserta juga diajak berdiskusi dan membuat catatan tentang kelebihan masing-masing serta serta mengajak seluruh peserta memikirkan secara pribadi ingin dikenal sebagai apa.

Sesi siang selepas zuhur diisi langsung oleh Jamil Azzaini, ia melengkapi materi yang disampaikan trainer sebelumnya. Jika trainer sebelumnya menyampaikan tentang Vision dan Passion, Jamil Azzaini menyampikan tentang ON kedua yaitu Action dan Collaboration.

Jamil menjelaskan bahwa action lah yang akan mengubah hidup seseorang. “Ilmu tidak akan mengubah hidupmu. Yang mengubah hidupmu adalah action berdasarkan ilmu,” tegasnya.

Para peserta diajak memikirkan bagaimana merancang rencana agar dalam menuju visi bisa berkerja keras, cerdas, dan ikhlas. Jamil menambahkan bahwa kita akan bisa banyak berkontribusi jika kita melakukan action. “Kalau hanya diskusi tapi gak pernah eksekusi. Kapan mau berkontribusi?” ucapnya.

Saat menyampaikan poin ON yang terakhir yaitu contribution, Jamil Azzaini mengajak para peserta melakukan tiga langkah yang harus ditempuh untuk bisa mencapai sukses yakni menentukan partner sukses, mencari guru, dan mencanangkan untuk bergabung di komunitas mendukung keberhasilan dalam mencapai visi hidup yang telah ditentukan.

Abid Fuad Azzuhdi, santri eTahfizh, menyampaikan kesannya selepas mengikuti training. “Training ini sangat berkesan. Saya diajak untuk memikirkan hidup saya mulai dari menyusun visi, melakukan aksi, dan bagaimana berkolaborasi dengan orang lain. Materinya luar biasa,” pungkasnya. [Adrie]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

shares