CALL US NOW 08 123 123 30 71
DONASI

Inilah Pentingnya Memperbaiki Kadar Ketakwaan Haqers

“Setiap yang bernyawa pasti akan mati. Dan sesungguhnya akan disempurnakan pahala kalian pada hari kiamat. Barangsiapa yang dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam surga, maka ia benar-benar telah beruntung. Dan kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan yang memperdaya” (QS. Al-Imran: 185) . Demikian kutipan dari QS. Al-Imran: 185. Kematian merupakan suatu hal yang mutlak akan dihadapi makhluk hidup di dunia. Bila telah digariskan waktunya, siapapun,kapanpun, dan di mana pun kematian akan tetap menjemput.

Imam al-Tirmidzi dalam Nawadirul Ushul, sebagaimana dikutip Ibn Hajar al-Asqalani, meriwayatkan dari Sufyan al-Tsauri demikian:

“Ketika mayat ditanyai (Malaikat Munkar dan Nakir), “Siapa Tuhanmu?” Setan langsung memperlihatkan dirinya pada mayat tersebut dan menunujuk pada dirinya sambil berkata, “Mayat, saya ini Tuhanmu loh” Karena itu, terdapat keterangan mengenai doa komitmen keimanan untuk mayat ketika ditanyai malaikat di alam kubur. Imam al-Tirmidzi pun meriwayatkan hadis dengan sanad yang sahih dari ‘Amr bin Murrah yang mana para sahabat menyunahkan doa untuk mayat saat diletakkan ke dalam liang kubur. Doa tersebut adalah:

Allahumma a‘idzhu minas syaithan (Ya Allah, selamatkanlah dia dari setan)

Terlepas dari hal di atas, menurut Syekh Ibrahim al-Laqqani dalam Hidayatul Murid, syarah Jauharatut Tauhid, ada tujuh orang yang ketika di alam kubur itu tidak ditanyai Malaikat Munkar dan Nakir sebagaimana berikut:

Pertama, orang yang beruzlah atau menyendiri di gua untuk mendekatkan diri pada Allah Swt. dalam jangka waktu tertentu. Orang yang seperti ini biasanya adalah orang yang tidak menyukai hiruk pikuk duniawi yang sifatnya sementara.

Kedua, orang yang mati syahid di medan perang untuk mempertahankan keimanannya pada Allah Swt.

Ketiga, orang yang memercayai kebesaran Allah Swt, baik zahir maupun batin.

Keempat, orang yang membaca surah al-Mulk secara istiqomah pada setiap malam.

Kelima, orang yang meninggal sebab busung lapar.

Keenam, orang yang meninggal pada malam Jumat.

Ketujuh, orang yang meninggal sebab bencana alam.

Itulah tujuh golongan manusia yang nantinya akan lolos dari pertanyaan Malaikat di alam kubur Haqers, semoga kita bisa terus memperbaiki diri dan kadar ketakwaan kita, aamiin. Wallahualam.

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: